Breaking News

Penyerahan BUS BRT Bantuan Kemenhub RI oleh Walikota Palangka Raya kepada Dishub

Palangka Raya – Walikota Palangka Raya Fairid Naparin dan Wakil Walikota Umi Mastikah  menyusuri Jalan Cilik Riwut sampai Bundaran Besar kembali lagi ke kantor walikota untuk melakukan uji coba kelayakan dan kenyamanan berada didalam Bus Rapid Transit (BRT) Kota Palangka Raya, Jumat (1/2/2019).

Fairid dan Umi menaiki BRT Kota Palangka Raya diikuti Ketua dan Anggota DPRD kota Palangka Raya, unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) kota Palangka Raya, Sekretaris Daerah kota Palangka Raya, Asisten, Staf Ahli Walikota, Kepala SOPD, Camat dan Lurah dijajaran kota Palangka Raya, Kepala BPTD wilayah XVI Kalteng, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah 16 kalteng, Kapolres, Dandim, Kepala Kejaksaan Negeri dan Ketua Pengadian Agama.

Dengan bantuan 5 (lima) buah BRT dari Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2018 diharapkan agar dapat  memberikan pelayanan dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan pelayanan yang diberikan oleh bus lainnya, serta mampu meningkatkan mobilitas masyarakat dalam rangka menunjang kegiatan sosial dan ekonomi di kota Palangka Raya.

Fairid menyampaikan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Eldy untuk tetap menjaga kebersihan bus agar dapat dinikmati masyarakat kota Palangka Raya, beliau akan terus memantau kelayakan dan kenyamanannya baik didalam maupun diluar bus tersebut.

Rute yang ditemp

uh BRT pada koridor l bertujuan untuk memperkenalkan objek wisata yang berada di kota Palangka Raya yakni dari Taman Pasuk Kameloh sampai Dermaga Kereng Bangkirai dan 

kembali lagi ke Taman Pasuk Kameloh, beroperasional pada hari sabtu dan minggu mulai pada pukul 07.00 WIB – 17.00 WIB

Sedangkan pada koridor II diperuntukan khusus untuk pasien yang ingin berobat ke RSUD Kota Palangka Raya (Kalampangan), sedangkan rutenya dari Bundaran Burung (Masjid Kubah Kecubung) menuju ke RSUD Kota Palangka Raya (Kalampangan) kembali lagi ke Bundaran Burung (Masjid Kubah Kecubung), beroperasional pada hari senin dan rabu mulai pada 07.00 WIB – 17.00 WIB

 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya, Eldy menyebutkan untuk biaya operasional lima unit bus rapid transit (BRT), yang digratiskan  selama lima bulan kedepan bagi masyarakat umum setidaknya diperlukan anggaran sebesar  Rp. 60 juta lebih, yang terhitung pada bulan Maret 2019 nanti,” ungkapnya,

Dijelaskan Eldy dana operasional BRT yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat itu sudah dianggarkan menggunakan APBD 2018 lalu. Sehingga dana itulah yang dapat digunakan untuk keperluan bahan bakar, ganti oli dan perawatan lainnya.

Jadi sudah tersedia untuk dana operasional yang digratiskan, namun untuk dana operasional setelah usai digratiskan tetap kita usulkan ditahun ini,” ujarnya lagi.

Dikatakan, untuk menentukan biaya operasional ke lima BRT tersebut, pihaknya kata Eldy telah melakukan mekanisme. Semisalkan oprasional itu ada lima trip maka diperlukan anggaran sebesar Rp.200 ribu untuk satu kali jalan berdasarkan rute yang sudah ada. “Ini secara  cermat kami rincikan, sehingga anggaran operasional itu tercukupi,” bebernya.

Dalam bagian lain lanjut Eldy, dengan adanya lima unit BRT tersebut, maka pihaknya tetap melakukan beberapa kajian seperti izin trayek, rute, tarif, dan halte, agar memudahkan beroperasinya BRT.

Bahkan pihaknya imbuh dia, juga akan menentukan besaran tarif bagi masyarakat umum yang menggunakan BRT, pasca selesainya angkutan cepat itu digratiskan.

“Tentu ada peraturan walikota Palangka Raya mengenai tarif, rute, dan perizinannya. Semuanya butuh proses, tuturnya.

Sementara ditanya terkait dengan halte BRT ini, diakui Eldy masih sangat terbatas yakni hanya ada tiga saja yang sudah dibangun dan itupun untuk jalur-jalur pariwisata saja. Sedangkan secara umum untuk mengangkut penumpang masih akan diusulkan untuk dibangun beberapa halte lagi.

About dishub

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.